Thursday, 27 July 2017

Memahami Fungsi Method Getter dan Setter Pada Java

Berhubung ini adalah postingan artikel putuguna[dot]com yang ke 100, untuk itu saya akan membahas salah satu fungsi dalam bahasa pemrograman Java, yaitu Getter dan Setter.

Apa itu Setter?


Disini saya tidak akan memberikan pengertian secara teori yang banyak di jumpai di beberapa website. Saya akan memberikan arti menurut versi saya (yang mudah dipahami).

Baca juga : Tutorial cara membuat program perhitungan nilai grade (A,B,C,D,E) ada java Netbeans

Setter adalah sebuah method yang digunakan untuk memberikan nilai pada suatu attirubte, object, list, entity, dllnya. Method setter tidak memiliki pengembalian nilai, cirinya method ini method ini berisi kata void pada awal penulisan method.

Contohnya :

Versi method setter pertama


Pada code diatas, variable (boleh) ditulis secara global (tidak harus didalam method, tergantung kebutuhan). Disamping itu method setter memiliki parameter dalam contructornya, sebagai acuan value yang boleh di masukan. Kebetulan dalam contoh diatas, saya menggunakan Type Data String sebagai acuannya.

Versi method setter kedua


Pada versi kedua ini, tidak ada variable global yang digunakan. Tapi value yang didapat dari paramter countruktor itu diloah langsung didalam methodnya.

Kalian bisa gunakan keduan method setter tersebut tergantung kebutuhan koding kalian.

Intinya method setter kegunaannya sebagai pemberi nilai pada attribute atau object tertentu, kalian akan melihat banyak model dan penamaan method ini. Kalian akan tau method ini apakah setter atau bukan tergantung dari isi si method yang bersangkutan.

Apa Itu Getter?


Method getter adalah kebalikan dari setter yaitu pengambilan nilai dari suatu object atau attribute yang sudah berisi nilai.

Baca juga : Tutorial cara mendapatkan bilangan acak (random) dari sebuah list menggunakan Java Netbeans

Ada dua macam tipe method ini, yaitu :

Menggunakan pengembalian nilai


Maksud dari pengembalian nilai ini adalah method yang bersangkatan menjadikan dirinya sebagai nilai dari sebuah object/type data. Untuk menjadikan dirinya sebagai nilai, maka type method ini tidak boleh void tapi harus ber-type data tertentu (Bisa object, string, int, boolean, dll)

Contoh :

Lihat method diatas, method getter ini type String, dia akan mengambil nilai dari suatu attribute/object untuk dijadikan nilai dirinya sendiri.

Pada kasus ini, method getName() mengambil nilai dari attribute global name sebagai nilai si method itu sendiri.

Maka otomatis, ketika diprintout, method getName() akan berisikan nilai di attribute name.

Tanpa pengembalian nilai


Jika tanpa pengembalian nilai, berarti datanya diolah didalam method, bukan si method tersebut yang bernilai tertentu, melainkan didalam method tersebut ada nilai tertentu.

Contoh :

Jika dipanggila si methdo getName() maka dia akan menampilkan value dari attribute name, yaitu "Anton".

Method getter intinya jika fungsi method ada pengembalian nilai, maka dia adalah method getter. Disamping itu ciri lainnya lihat flow code didalam method tersebut apakah terlihat seperti proses menampilkan nilai dari suatu object/attribute atau bukan, jika benar, maka method tersebut adalah method getter.

Masalah penamaan method itu bebas, tidak ada yang mebatasi, jadi harus pintar-pintah membaca flow code.

Contoh Program

Berikut ini saya berikan contoh program dari method getter dan setter, semoga dengan melihat contoh program berikut, kalian bisa paham dengan apa yang saya jelaskan diatas tadi.

Jika di print hasil yang diperoleh oleh method getter sama dengan value yang di set pada method setter, lihat gambar dibawah ini :

Hasil akhir
Oke demikian yang dapat saya sampaikan, semoga kalian mengerti dengan apa yang saya jelaskan.

Please post a polite comment and do not post a spam
EmoticonEmoticon